Sabtu , 19 Agustus 2017

Jenis-jenis Lapisan Kulit Wajah Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-jenis lapisan Kulit Wajah Yang Perlu Anda Ketahui selain struktur kulit tubuh untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Apalagi jika anda suka melakukan perawatan pada kulit wajah ini tentu baik sehingga anda dapat merawat wajah dengan tepat dan benar. info menarik mengenai struktur lapisan kulit wajah ini akan diulas untuk menambah wawasan kita semua. bagi anda yang ingin mengatasi jerawat secara alami pada artikel sebelumnya telah dibahas cara tradisional menghilangkan jerawat.

Jenis-jenis lapisan Kulit Wajah

Mengenali struktur anatomi pada kulit memang diperlukan sebagai pengetahuan dasar mengenai jenis-jenis kulit wajah ini penting agar dapat melakukan perawatan kulit wajah dengan baik dan tepat sehingga penampilan wajah selalu terjaga. Secara garis besar terdapat lima jenis kulit wajah yaitu kulit normal, kulit kering, berminyak, kombinasi dan sensitif.

Struktur Lapisan Kulit Wajah

1. Kulit Normal
Kulit Normal merupakan bagian dari kulit yang memiliki tekstur lentur dan kenyal, kelenjar minyak (sebacceous gland) yang terdapat pada kulit normal pada umumnya akan mengeluarkan minyak (sebum) dengan seimbang, artinya tidak terlalu berlebihan dan juga kekurangan.

Adapun Ciri-ciri dari kulit normal ini yaitu lembut berembun, segar, bercahaya, mulus, halus, elastis serta tidak tampak adanya minyak yang berlebihan atau tidak terlihat kering. meskipun jenis kulit normal ini cenderung lebih mudah dirawat akan tetapi tetap saja harus selalu dijaga dan dirawat dengan baik supaya tidak terjadi masalah seperti terjadi keriput, penuaan dini, tampak lelah, penumpukan kulit mati dan kotoran dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

2. Kulit Kering
Lapisan kulit yang kdeua adalah kulit kering yang terjadi akibat kelenjar minyak (sebacceous gland) yang dikeluarkan terlalu sedikit atau sangat rendah sehingga membuat kulit tampak tidak segar dan cenderung terlihat keriput. Adapun Ciri-cirinya yaitu kulit pecah-pecah, terasa kakau, keras dan tidak lembab. Munculnya Garis atau kerutan di sekitar mata, pipi dan bibir pada wajah yang berkulit kering.

Pada usia muda Kulit kering memang akan terlihat bagus, tapi ketika menginjak usia 30 tahun keatas kulit ini akan terlihat semakin keriput dan kering. Kulit kering akan semakin parah jika menghadapi kondisi ekstrem seperti perubahan cuaca, suhu terlalu rendah dan terlalu tinggi, telalu sering terpapar AC, Alkohol dan angin.

3. Kulit Berminyak
Kelenjar minyak (sebacceous gland) yang tidak dapat mengontrol jumlah minyak yang harus dikeluarkan karena terlalu aktif dan produktif menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak. Hal ini dikarenakan kelenjar minyak pada kulit berminyak yang biasanya terletak di lapisan dermis mudah terpicu untuk bekerja lebih aktif.

Adapun Ciri-ciri dari kulit berminyak yakni minyak didaerah T (dahi, hidung dan dagu) tampak kelebihan, kulit bertekstur tebal, pori-pori besar, wajah tampak berkilat, mudah berjerawat dan makeup sulit menempel. Namun kelebihan dari kulit yang berminyak adalah memperlambat proses penuaan dini karena kulit lembab dan berminyak sehingga mencegah kerutan. Hal yang perlu diperhatikan yaitu mengontrol minyak yang dikeluarkan oleh kulit dan menjaga kulit agar tetap bersih dari kotoran, debu, polusi dan bakteri.

4. Kulit Kombinasi
Gabungan dari kulit kering dan kulit yang berminyak (sebacceous gland) disebut dengan Kulit kombinasi. pada kulit kombinasi ada bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif sedangkan daerah lain tidak. Kulit berminyak biasanya terdapat pada daerah T sedangkan kulit kering terdapat disekitar pipi.

Ciri-ciri dari kulit kombinasi yaitu kulit didaerah T berminyak dengan tekstur kulit lebih tebal dan pada daerah pipi kering dengan tekstur kulit yang tipis. Salah satu yang menjadi penyebab tipe kulit kombinasi ini adalah faktor genetis, banyak ditemukan pada masyarakat Asia. karena perbedaan tersebut kulit kombinasi memerlukan perawatan khusus, pada area kulit berminyak dirawat dengan perawatan untuk kulit berminyak sedangkan di area kulit kering atau normal dirawat sesuai dengan jenis kulit tersebut.

5. Lapisan Kulit Sensitif
Kulit sensitif adalah kulit yang mempunyai ciri-ciri, tekstur kulit tipis, mudah mengalami alergi, cepat bereaksi terhadap alergen, mudah terluka dan iritasi. kulit mudah terlihat kemerahan karena pembuluh darah kapiler dan ujung saraf berada sangat dekat dengan permukaan kulit. Kulit sensitif tidak mudah untuk diamati sehingga diperlukan bantuan dokter kulit (dermatolog) untuk memeriksanya dalam tes alergi imunologi. Bentuk-bentuk reaksi pada kulit sensitif diantaranya bercak merah, gatal, mudah mengalami iritasi hingga luka serius.

Faktor-faktor yang dapat menjadi alergen bagi kulit sensitif yaitu debu, vitamin B3, kafein, nikrotin, kandungan parfum, makanan yang pedas, makanan berbumbu tajam, minuman beralkohol, kosmetik, sinar ultraviolet dan gangguan stres.

Itulah 5 jenis lapisan pada kulit wajah yang perlu anda ketahui. Semoga saja dengan mengetahui lapisan kulit yang terdapat pada wajah tersebut anda bisa menjaga dan merawat kulit wajah anda dengan baik dan tepat. dengan perawatan yang benar dan baik wajah anda akan tampak lebih bersih dan berseri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*