Senin , 18 Desember 2017

Tips Agar Berat Badan Tidak Naik Selama Puasa Ramadhan

Pada bulan ramadhan umat muslim diseluruh Dunia menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus dari makan dan minum mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ketika menjalankan ibadah puasa sebagian orang mengalami penurunan berat badan, namun tidak sedikit pula yang justru mengalami kenaikan berat badan hingga beberapa kilogram pada bulan puasa. Lalu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasi agar berat badan tidak naik saat bulan puasa. dibawah ini kami akan mengulasnya untuk anda.

Tips Agar Berat Badan Tidak Naik Selama Puasa Ramadhan

Puasa sering dijadikan orang sebagai sarana untuk diet menurunkan berat badan yang berlebih. Akan tetapi jika salah mengkonsumsi makanan justru menaikan berat badan bukannya menurunkan. Oleh karena itu ada beberapa penyebab berat badan naik saat puasa yang perlu anda ketahui sehingga dapat dihindari selama puasa ramadhan.

Penyebab Berat Badan Naik Selama Puasa

Bulan Ramadhan memang kerap kali dijadikan orang sebagai sarana diet karena tidak makan dan minum seharian penuh. Akan tetapi sebagian orang bobot tubuhnya bukannya menyusut malahan sebaliknya berat badan bertambah. Selama puasa bobot tubuh justru melonjak drastis kemudian turun sedikit lalu naik lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi. Tentu ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya?

Yes, bagi anda yang mengalami hal tersebut diatas berikut beberapa penyebab berat badan naik selama puasa yang perlu anda ketahui sebagaimana kami kutip dari Tempo :

1. Makan berlebihan saat berbuka
Saat berpuasa kita berusaha menahan lapar dan haus meskipun keinginan untuk makan dan minum begitu besar. Hal ini kemudian dilampiaskan ketika berbuka, tidak sedikit orang saat berbuka puasa melahap berbagai jenis makanan dan minuman yang ada tanpa memperhatikan jumlah porsi makanan yang dikonsumsi. Akibatnya berat badan justru bertambah. Oleh karena itu jangan makan berlebihan saat berbukan, batalkan puasa anda dengan mengkonsumsi makanan secukupnya saja.

2. Makan terburu-buru
Ketika Berbuka puasa kita langsung shalat Maghrib kemudian makan setelah itu shalat Isya datang. Tempo waktu yang sempit antara shalat maghrib dan isyah membuat seseorang makan dengan terburu-buru sehingga makanan tidak dikunyah dengan sempurna. Ternyata makanan yang tidak dikunya secara sempurna juga dapat memicu kenaikan bobot tubuh.

3. Berbuka puasa dengan makanan berat
Kebiasaan masyarakat saat berbuka puasa dengan mengkonsumsi makanan berat seperti makanan berkarbohidrat tinggi, kadar gula dan garam yang tinggi juga menyebabkan berat badan menjadi bertambah. Oleh karena itu konsumsilah makanan yang rendah kalori dan membuat kenyang saat berbuka seperti buah-buahan, salad atau sup terlebih dahulu. Dan yang paling bagus adalah mengkonsumsi buah kurma sebagaimana dicontohkan oleh nabi.

4. Kurang minum
Usahakan minur air putih secukupnya saat sahur dan berbuka minimal delapan gelas, jangan sampai anda kurang minum. Apalagi anda menjalankan puasa jika kurang minum bisa menyebabkan dehidrasi pada tubuh.

5. Malas bergerak
Pada saat menjalankan puasa sebagian orang malas untuk bergerak. Padahal, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu membakar kalori dalam tubuh.

6. Melahap Semua Jenis Makanan
Saat berbuka mungkin terdapat berbagai jenis makanan tersedia dan nafsu untuk makan sangat tinggi sehingga melahap semua makanan yang ada. Akan tetapi hal ini tidak baik untuk tubuh anda, tetaplah selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi saat sahur dan berbuka seperti makanan alami, rendah lemak dan tanpa minyak.

7. Makan terus-menerus
Kebiasaan buruk yang sering terjadi yakni makan secara terus menerus ketika berbuka dan setelah shalat taraweh. Hal ini akan membuat anda kekenyangan dan tubuh kelelahan, padahal tidak lama setelah taraweh biasanya seseorang akan tidur sampai waktu sahur tiba.

Tips Agar Berat Badan Tidak Naik Selama Puasa Ramadhan

Ketika berpuasa asupan makanan dan minuman terbatas, hal ini seharusnya membuat berat badan turun atau semakin ideal. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit orang yang bobot tubuhnya justru melonjak naik selama puasa ramadhan.

Praktisi kesehatan dr Phaidon L. Toruan mengatakan sebagaimana dilansir detikHealth (19/7/2013) “Saat berpuasa, bobot memang bisa dipastikan akan mengalami penurunan. Namun jangan salah, jika tidak dikontrol bobot justru bisa meningkat. Puasa sebenarnya kurang tepat jika tujuan utamanya ingin turunkan berat badan, sebab lebih baik puasa dijadikan latihan untuk hidup sehat”.

Masih Menurut dr. Phaidon, jika orang tersebut sudah bisa menerapkan pola hidup sehat, maka dapat dipastikan berat badan akan bisa lebih mudah terjaga kestabilannya. Berikut tips agar berat badan tidak naik dan tetap stabil selama berpuasa dari dr Phaidon:

  • 1. Cukupi kebutuhan tidur
    Usahakan selama bulan puasa anda mencukupi kebutuhan tidur, karena hal ini sangat penting untuk tubuh. Kurang tidur dapat membuat nafsu makanan anda menjadi meningkat. Jika kebutuhan tidur anda terpenuhi maka nafsu makan anda tidak akan berlebihan atau berada pada tahap yang wajar.
  • 2. Jangan ‘lapar mata’
    Saat berbuka puasa seringkali kita “lapar mata” sehingga menjadikan momen ini sebagai ajang untuk balas dendam dengan mengkonsumi makanan dalam jumlah banyak. Hal inilah menurut dr. Phaidon yang membuat berat badan melonjak naik. Untuk itu anda perlu harus selalu mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh agar badan tetap ideal selama puasa ramadhan.
  • 3. Hindari langsung makan besar saat berbuka
    Ketika membatalkan puasa sebaiknya anda jangan langsung makan dalam porsi besar. Berbukalah dengan makanan kecil dan manis terlebih dahulu kemudian shalat maghrib, baru setelah itu anda makan kembali. Selain itu anda juga harus memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi, pilih yang kaya karbohidrat kompleks (nasi beras merah, kacang hijau, roti gandum utuh atau ubi), protein (dada ayam, ikan, daging, tempe dan susu rendah lemak) dan sayur-sayuran. Ingat, porsinya juga harus anda perhatikan, jangan sampai berlebihan, jika berlebihan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung dan mengganggu pencernaan yang seharian telah istirahat.
  • 4. Pilih menu sahur dengan baik
    Untuk memenuhi kebutuhan kalori selama puasa maka saat sahur konsumsilah makanan yang kadar lemaknya rendah tapi tinggi karbohidrat kompleks, protein dan makanan kaya serat seperti nasi beras merah, roti gandum, daging ikan atau ayam, telur, serta buah-buahan dan sayur-sayuran. Saat sahur anda juga bisa mengkonsumsi suplemen multivitamin dan mineral.
  • 5. Atur komposisi nutrisi yang seimbang
    Agar tubuh tidak cepat lapar dan tetap sehat saat berpuasa maka anda perlu mengatur komposisi nutrisi yang seimbang. Komposisi yang disarankan yaitu 50 persen karbohidrat kompleks, 40-45 persen protein, dan 5-10 persen lemak sehat dalam setiap porsi makan.

Itulah beberapa penyebab berat badan bertambah dan tips agar berat badan tidak naik selama puasa ramadhan. Semoga informasi singkat ini bermanfaat bagi kita semua sehingga dapat menjaga tubuh tetap ideal. Terima kasih sudah mampir dan Selamat menjalankan ibadah puasa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*